Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil Sesuai Rekomendasi Pabrik

Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil Sesuai Rekomendasi Pabrik

OTOGRESS.COM – Dalam mencapai performa optimal pada ban mobil, Anda wajib untuk melakukan pengecekan tekanan angin, yang dilakukan minimal sebulan sekali dan memberi tekanan angin pada ban yang tepat dengan menggunakan pengukur tekanan angin ban akurasi tinggi.

Jika Anda belum mengganti ban yang dari pabrikan atau masih menggunakan ban standar pabrik, ini hanya melihat pada buku panduan mobil atau pada panel pintu pengemudi. Sementara bagi yang sudah ganti ban dengan ukuran berbeda maka tekanan anginnya akan berbeda pula.

Sebagai contoh, kita bisa lihat Nissan Grand Livina yang memiliki ban standar berukuran 185/65 R15 88H. penumpang berjumlah 3 orang, tekanan yang direkomendasi oleh ATPM adalah 35 psi untuk roda depan dan belakang. Bila sang pemilik mengganti ban dengan ukuran 215/45 R17 87V.

Sebelum mobil dirancang, semua ban telah diperhitungkan dan dipersiapkan dalam penggunaan ukuran yang paling tepat bagi mobil. Berapakah tekanan angin idealnya?

Patokannya selalu bertolak agar ban mampu menopang bobot yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Jangan lupa untuk perhatikan kode load index (indeks beban) dari ban tersebut kemudian cocokan dengan tabel load index.

Indeks beban dapat Anda lihat pada dua angka terakhir sebelum simbol huruf. Di ban standar Grand Livina, load index-nya 88. Pada tabel, kalau kode 88 menandakan jika ban tersebut mampu membawa beban hingga 560 kg jika diisi dengan tekanan 35 psi. Sedangkan untuk ban yang memiliki kode load index 87. Berdasarkan tabel, jika diisi dengan tekanan 35 psi ia mampu menopang beban hingga 545 kg.

Nah, ban yang baru harus menyesuaikan dengan pencapaian beban maksimum dari ban yang sebelumnya. Di tabel, ban 215/45 R17 87V agar beban maksimumnya mencapai 560 kg adalah jika diisi dengan tekanan 37 psi, sehingga mampu menopang 561 kg.