Yamaha Telah Merancang Mobil Dengan Mesin yang Berbobot dan Girboks Total 24 Kg

Yamaha Telah Merancang Mobil Dengan Mesin yang Berbobot dan Girboks Total 24 KgGordon Murray seorang perancang mobil khusus kendaraan kecil. Sebelumnya, pada era 1960-an sampai 1980-an, Gordon Murray lebih banyak terlibat di arena balap mobil F1, dan juga sebagai perancang semasa dia berada di tim Brabham. Tim milik Jack Brabham, mantan pebalap F1 ini sempat menghantarkan Nelson Piquet meraih juara dunia pada 1980-an. Meski mobil bikinan yamaha ini tergolong city car tetapi mobil ini mempunyai banyak kelebihan yang tidak disangka-sangka. Kendaraan yang satu ini memperlihatkan kemajuannya dalam mendesain motor ultra-tinggi, manajemen termal, dan integrasi pengendalian dalam biaya, bobot serta ukuran tenaga penggerak yang baru.

Mobil yang masih konsep dan dinamakan MOTIV.e ini hasil kerja sama Yamaha dengan Gordon Murray Design (GMS) yang telah didukung tenaga penggerak listrik dari Zytek. Kedua mitra Yamaha ini tampak ingin menunjukkan kepada kalangan industri otomotif dunia akan kecanggihan kendaraan Yamaha dengan bobot mesin dan girboks total 24 Kg tersebut.

Dalam MOTIV.e ini, Murray menggunakan teknologi Istream sebagai revolusioner manufaktur. Jadi, rancangannya itu sangat efisien namun mobil listrik ini sangat fun-to-drive dan harga terjangkau.

Sama seperti Gordon Murray, Zytek merupakan perusahaan manufaktur di bidang permesinan. Pernah jadi penyuplai mesin untuk tim F1 pada era 1970-an. Kini, selain sebagai konsultan, Zytek jadi pemasok terkemuka dari semua aspek teknologi kendaraan listrik dan hybrid kepada beberapa produsen mobil di dunia dengan keahliannya dalam sistem kontrol.

Untuk proyek MOTIV.e ini, Zytek menyodorkan mesin listrik canggih dengan desain terbaru, tapi tidak mahal, bobot ringan, memaksimalkan kinerja dan jangkauan tempuh lebih baik.

Bayangkan saja, motor listrik rancangan Zytek mempunyai bobot hanya 13 kg dikawinkan dengan girbok buatan Vicos yang beratnya cuma 11 kg. Motor listrik yang bertenaga 33,9 dk dengan putaran mesin mencapai 15.000 rpm dikontrol menggunakan Electric Vehicle Control Module (EVCM).

“Anda dapat mengambil komponen ini hanya dengan satu tangan,” jelas Neil Cheeseman, Manajer Program Zytek. Ia percaya, tenaga listrik juga dengan perangkat standar lainnya memiliki bobot dan kemasan baru. Seperti inverter bikinan Continental, memiliki berat hanya 7,5 kg.

“Yamaha ingin melalui konsep MOTIV.e ini memcerminkan reputasi mereka, terutama dari mesin yang luar biasa,” ujar Steve Tremble, Direktur Penjualan dan pemasaran Zytek. Intinya, lanjut Steve, Yamaha ingin menunjukkan bahwa mereka bisa bikin mobil listrik dengan keunggulan dalam performa, drivebility, penurunan bobot, efisien, mobil yang lincah dengan jarak tempuh lumayan jauh.